Brasil 1-2 Prancis
Brasil harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 1-2 di Gillette Stadium dalam pertandingan bertajuk international friendly yang digelar pada Jumat (27/3/2026). Selecao mencetak sebiji gol lewat Gleison Breimer. Sedangkan Les Bleus membalikkan situasi melalui Kylian Mbappe dan Hugo Ekitike.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama
Pertandingan langsung berjalan dalam tempo tinggi sejak peluit awal dibunyikan, dengan kedua tim saling menekan tanpa ragu. Brasil menunjukkan inisiatif lebih dulu dan menciptakan peluang cepat pada menit ketujuh melalui Raphinha, meski tembakan setengah volinya masih melambung di atas mistar gawang.
Memasuki pertengahan babak pertama, Prancis mulai mampu menyeimbangkan permainan dan menemukan alur serangan mereka. Mereka memaksimalkan pergerakan di sisi sayap lewat Michael Olise dan Ousmane Dembele untuk membongkar pertahanan lawan.
Brasil kembali mengancam pada menit ke-27 lewat aksi individu Gabriel Martinelli yang melepaskan tembakan melengkung dari sisi kanan kotak penalti. Sayangnya, bola hanya melebar tipis di samping gawang yang dijaga Mike Maignan sehingga peluang itu belum membuahkan hasil.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-32 ketika Prancis berhasil memanfaatkan celah di lini belakang Brasil. Umpan terobosan akurat dari Dembele disambut sempurna oleh Kylian Mbappe yang menaklukkan Ederson dengan penyelesaian chip yang cerdik.
Gol tersebut menjadi momen penting karena menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran yang benar-benar berbuah hasil di babak pertama. Mbappe sebenarnya sempat memiliki peluang tambahan menjelang turun minum, namun arah tembakannya masih belum menemui sasaran.
Di penghujung babak pertama, Brasil berusaha meningkatkan intensitas serangan melalui pergerakan Vinicius Junior dan Matheus Cunha. Meski begitu, pertahanan rapat Prancis mampu meredam tekanan tersebut sehingga skor 1-0 tetap bertahan hingga jeda pertandingan.
Babak kedua
Brasil langsung tampil agresif begitu babak kedua dimulai, seolah tak ingin membuang waktu untuk mengejar ketertinggalan. Masuknya Luiz Henrique menggantikan Raphinha memberi energi baru, dengan pergerakannya yang beberapa kali merepotkan lini belakang Prancis.
Tekanan Brasil nyaris berbuah hasil pada menit ke-52 melalui peluang emas di depan gawang. Tembakan keras Luiz Henrique berhasil ditepis Maignan, sementara bola rebound yang disambar Casemiro justru melambung jauh di atas mistar.
Jalannya pertandingan berubah drastis tiga menit berselang ketika Prancis harus kehilangan satu pemain. Dayot Upamecano diganjar kartu merah usai menjatuhkan Wesley sebagai pemain terakhir, memaksa timnya bermain dengan 10 orang.
Meski dalam kondisi kurang menguntungkan, Prancis justru mampu menunjukkan efektivitas serangan mereka. Pada menit ke-65, Michael Olise mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan dingin oleh Hugo Ekitike lewat chip cantik yang mengecoh Ederson.
Tertinggal dua gol membuat Brasil semakin meningkatkan tekanan ke area pertahanan lawan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78 ketika Bremer mencetak gol setelah memanfaatkan kemelut dari situasi bola mati di depan gawang.
Memasuki menit-menit akhir, Brasil terus menggempur demi mencari gol penyeimbang. Peluang demi peluang dari Bremer dan Vinicius Junior belum mampu menembus pertahanan rapat Prancis, hingga akhirnya laga ditutup dengan kemenangan 2-1 untuk Les Bleus.
Susunan Pemain
Brasil (4-4-2): Ederson Moraes; Douglas Santos, Leo Pereira, Gleison Bremer, Wesley (Ibanez 71′); Gabriel Martinelli (Joao Pedro 63′), Andrey Santos (Danilo 71′), Casemiro (Gabriel Sara 84′), Raphinha (Luiz Henrique 46′); Vinicius Junior, Matheus Cunha (Igor Thiago 71′)
Pelatih: Carlo Ancelotti
Prancis (4-4-2): Mike Maignan; Malo Gusto (Pierre Kalulu 90’+1), Ibrahima Konate, Dayot Upamecano, Theo Hernandez; Michael Olise (Maghnes Akliouche 90’+1), Aurelien Tchouameni (N’golo Kante 58′), Adrien Rabiot, Hugo Ekitike (Desire Doue 66′), Kylian Mbappe (Marcus Thuram 66′), Ousmane Dembele (Maxence Lacroix 58′)
Pelatih: Didier Deschamps
Statistik
Secara statistik, Brasil sebenarnya tampil cukup agresif dengan mencatat 17 tembakan dibandingkan 7 milik Prancis, meskipun untuk tembakan tepat sasaran angkanya tidak terpaut jauh yakni 4 berbanding 3. Dalam hal penguasaan bola, Prancis sedikit lebih dominan dengan 54% sementara Brasil mencatat 46%, ditopang jumlah operan yang lebih banyak yaitu 423 berbanding 365 dengan akurasi operan yang hampir seimbang, 85% untuk Prancis dan 86% untuk Brasil.
Dari sisi permainan fisik, kedua tim sama-sama mencatat 12 pelanggaran, namun Brasil menerima 4 kartu kuning sementara Prancis 3 kartu kuning dan 1 kartu merah. Statistik lainnya menunjukkan keseimbangan dalam jebakan offside dengan masing-masing tim mencatat 2 kali, sedangkan Brasil lebih unggul dalam situasi bola mati melalui 5 tendangan sudut dibandingkan hanya 2 milik Prancis.
Man of The Match – Kylian Mbappe

Kylian Mbappe menjadi sosok paling menonjol dalam laga ini berkat perannya yang konsisten mengancam pertahanan Brasil sepanjang waktu bermainnya. Ia mencetak satu gol penting dari tiga percobaan tembakan, sekaligus menunjukkan kehadiran yang aktif di area berbahaya dengan sejumlah sentuhan di dalam kotak penalti lawan.
Selain kontribusi gol, Kylian Mbappe juga terlibat dalam alur permainan dengan mencatat puluhan sentuhan bola dan distribusi umpan yang cukup akurat. Ia turut menciptakan peluang, melakukan dribel sukses, serta beberapa kali melakukan penetrasi yang membantu membuka ruang bagi serangan Prancis, sehingga layak dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Catatan Pertandingan
Kylian Mbappe kembali menunjukkan ketajamannya dengan menambah koleksi golnya bersama Prancis menjadi 56, hanya terpaut satu gol dari rekor sepanjang masa tim yang dipegang Olivier Giroud. Dalam pertandingan tersebut, ia menjadi pemain Prancis paling menonjol dalam hal jumlah tembakan, nilai expected goals sebesar 0,64, serta sentuhan di dalam kotak penalti, sekaligus turut menciptakan peluang dan mencatat dribel yang cukup efektif.
Di sisi lain, Vinicius Junior tidak mampu memberikan dampak serupa meski memiliki nilai expected goals yang sama, karena dua tembakannya gagal tepat sasaran termasuk peluang emas di akhir laga. Secara keseluruhan, Brasil sebenarnya lebih dominan dengan keunggulan expected goals 2,24 berbanding 1,29 serta jumlah tembakan 17 berbanding 7, namun efektivitas menjadi pembeda karena hanya empat percobaan mereka yang mengarah ke gawang.
Pertandingan Berikutnya
Brasil akan menjamu Kroasia di Estadio do Maracana dalam lanjutan international friendly yang digelar pada 1 April 2026. Di sisi lain, Prancis akan menghadapi Kolombia dalam laga bertajuk international friendly yang digelar pada 30 Maret 2026.
Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di International Friendly. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



