Mencari aksi seru lainnya?

SBOTOP memiliki banyak hal untuk Anda

Kunjungi www.sbotop.com
untuk melihat game menarik dan penawaran eksklusif

Untuk informasi lebih lanjut:
Email kami di [email protected]

KUNJUNGI SEKARANG

SBOTOP APP Welcome Freebet – ID

Liga Europa: Serigala Italia Menang Telak di Olimpico

AS Roma 2-0 VfB Stuttgart

AS Roma berhasil mengalahkan VfB Stuttgart dengan skor 2-0 di Stadio Olimpico dalam pertandingan Liga Europa musim 2025/2026 yang digelar pada Jumat (23/1/2026).

Brace Niccolo Pisilli membawa Giallorossi ke posisi enam klasemen fase liga dengan koleksi 15 angka. Sementara kekalahan ini membuat tim berjuluk Die Schwaben tertahan di posisi 13 dengan 12 poin.

 

Jalannya Pertandingan

Babak pertama

Tekanan dari VfB Stuttgart pada menit-menit awal sempat membuat lini pertahanan AS Roma kewalahan. Tim tuan rumah beberapa kali berhasil menembus pertahanan, meski belum membuahkan gol.

Peluang terbaik bagi VfB Stuttgart tercipta pada menit ke-34 melalui tembakan Jamie Leweling dari dalam kotak penalti. Beruntung bagi AS Roma, Mile Svilar tampil sigap dan berhasil menepis bola sehingga gawangnya tetap aman.

AS Roma mulai menunjukkan ketangguhan dengan menguasai bola lebih lama setelah tekanan awal VfB Stuttgart mereda. Strategi ini akhirnya membuahkan hasil ketika mereka berhasil membangun serangan balik cepat.

Keunggulan pertama AS Roma tercipta pada menit ke-40. Matias Soule memberikan umpan terobosan cerdas kepada Niccolo Pisilli, yang tanpa ragu menaklukkan kiper VfB Stuttgart dengan tembakan kaki kanan ke sudut gawang.

Setelah itu, AS Roma terus menekan dengan serangan berbahaya. Lorenzo Pellegrini mencoba melepaskan tembakan melengkung yang membuat kiper VfB Stuttgart, Alexander Nubel, harus melakukan penyelamatan gemilang.

Aksi Lorenzo Pellegrini menunjukkan bahwa AS Roma tak puas hanya dengan satu gol. Tekanan terus diberikan, menandakan tim ini ingin memastikan kemenangan sebelum babak pertama usai.

 

Babak kedua

Memasuki babak kedua, VfB Stuttgart langsung mengambil inisiatif menyerang. Tim tuan rumah mencoba menekan pertahanan AS Roma sejak awal untuk mencari gol penyama kedudukan.

Deniz Undav mendapat peluang emas setelah berhasil lolos dari pengawalan bek AS Roma di kotak penalti. Namun, Mile Svilar tetap sigap dan berhasil memblok bola sehingga gawang AS Roma tetap aman.

VfB Stuttgart kembali mendapatkan peluang melalui tendangan bebas di depan kotak penalti AS Roma. Tendangan Fuhrich membentur pemain lawan, dan bola muntah berhasil dikejar Undav, namun upayanya melambung di atas mistar gawang.

AS Roma tetap tenang menghadapi tekanan dan mulai menata serangan balik. Serangan cepat ini membuat pertahanan VfB Stuttgart harus bekerja ekstra untuk menahan gempuran lawan.

Pada menit ke-90+3, AS Roma berhasil menggandakan keunggulan mereka. Paulo Dybala menerima bola di kotak penalti dan dengan cerdik mengoper kepada Niccolo Pisilli, yang kemudian menuntaskannya menjadi gol.

Gol ini menutup laga dengan kemenangan bagi AS Roma. Tim asuhan Gian Piero Gasperini menunjukkan ketangguhan mereka dalam menahan tekanan dan memanfaatkan peluang dengan efektif hingga menit terakhir.

 

Susunan Pemain

AS Roma (3-4-2-1): Mile Svilar; Zeki Celik, Jan Ziolkowski (Evan Ndicka 60′), Daniele Ghilardi; Devyne Rensch, Manu Kone (Bryan Cristante 60′), Niccolo Pisilli, Kostas Tsimikas (Wesley Franca 72′); Matias Soule (Gianluca Mancini 84′), Lorenzo Pellegrini (Paulo Dybala 72′); Evan Ferguson

Pelatih: Gian Piero Gasperini

VfB Stuttgart (4-2-3-1): Alexander Nubel; Lorenz Assignon (Josha Vagnoman 82′), Finn Jeltsch, Jeff Chabot, Ramon Hendriks; Atakan Karazor, Chema Andres (Yanik Spalt 82′); Jamie Leweling, Chris Fuhrich (Ermedin Demirovic 70′), Maximilian Mittelstadt (Badredine Bouanani 70′); Deniz Undav

Pelatih: Sebastian Hoeness

 

Statistik

AS Roma sedikit lebih menguasai bola dengan persentase 50,6% dibandingkan VfB Stuttgart yang menguasai 49,4%. Dari segi peluang, AS Roma melepaskan 12 tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran, sementara VfB Stuttgart mencatat 15 tembakan dengan 5 yang mengarah ke gawang.

Kedua tim bermain cukup keras dengan jumlah pelanggaran sama-sama 12 kali. Untuk kartu, AS Roma hanya menerima satu kartu kuning sedangkan VfB Stuttgart mendapat dua kartu kuning, tanpa ada kartu merah dari kedua tim.

Dalam hal sepak pojok, VfB Stuttgart unggul dengan 4 kali tendangan sudut, sedangkan AS Roma hanya mendapat 2. Di bawah mistar, Mile Svilar membuat 5 penyelamatan penting, sedangkan kiper VfB Stuttgart hanya mencatat 2 penyelamatan.

 

Man of The Match – Niccolo Pisilli

Niccolo Pisilli bawa timnya memenangkan laga Liga Europa
Niccolo Pisilli tampil impresif pertandingan Liga Europa

Niccolo Pisilli menjadi Man of the Match dalam laga AS Roma melawan VfB Stuttgart berkat penampilan impresifnya. Ia tercatat melakukan 59 sentuhan bola dan memenangkan 2 duel udara, dengan akurasi passing mencapai 93%. Selain itu, Pisilli memberikan 1 umpan kunci, melepaskan 2 tembakan, dan mencetak 2 gol yang membawa AS Roma meraih kemenangan.

 

Poin Penting

AS Roma menurunkan banyak pemain lapis kedua pada pertandingan melawan VfB Stuttgart, dengan tujuh pergantian dari skuad yang sebelumnya menang atas Torino. Tanpa kehadiran rekrutan Januari seperti Donyell Malen dan Robinio Vaz yang belum terdaftar di kompetisi Eropa, tim mengandalkan pemain akademi, di mana Niccolò Pisilli tampil gemilang dengan mencetak dua gol.

Pisilli menunjukkan kematangan di atas rata-rata untuk pemain muda berusia 21 tahun, menjadi sorotan utama dalam kemenangan tim. Penampilan ini menegaskan bahwa tim muda Roma mampu bersaing meski sebagian besar mengandalkan pemain lapis kedua.

Salah satu catatan menarik dari AS Roma musim ini adalah ketiadaan hasil imbang, dengan 29 pertandingan kompetitif yang terdiri dari 19 kemenangan dan 10 kekalahan. Statistik ini menyoroti karakter tim yang agresif dan selalu bermain untuk menang.

Laga melawan VfB Stuttgart menjadi ujian penting bagi kedalaman skuad Giallorossi, sekaligus kesempatan untuk melihat perkembangan pemain muda. Beberapa nama seperti Ghilardi dan Ziolkowski menunjukkan peningkatan performa, sementara pemain inti seperti Lorenzo Pellegrini dan Matias Soule kembali tampil dalam kondisi prima.

Hasil ini memberikan keyakinan bahwa kombinasi pemain muda dan pengalaman mampu menjaga konsistensi tim di kompetisi Eropa. Kedalaman skuad terbukti menjadi aset penting bagi AS Roma dalam menghadapi jadwal padat dan tuntutan tinggi di musim ini.

 

Pertandingan Berikutnya

AS Roma akan menjamu AC Milan di Stadio Olimpico dalam pekan ke-22 Serie A 2025/2026 yang digelar pada Senin (26/1/2026). Di sisi lain, VfB Stuttgart akan bertandang ke Borussia-Park untuk melawan Borussia Monchengladbach dalam pekan ke-19 Bundesliga 2025/2026 yang digelar pada Minggu (25/1/2026). Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Liga Europa. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.

   

●●●

Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan

Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan

Ikuti kami di Facebook, X, Instagram dan Youtube

Chat Langsung